KURA-KURA

Banyak orang yang menggemari hewan ini karena bentuknya yang unik. Hewan yang memiliki tempurung diatas punggungnya ini dapat dibagi dalam tiga kelompok yaitu, penyu (sea turtle), kura-kura air tawar (fresh water turtle) dan kura-kura darat alias tortoises. Pun begitu, ketiga jenis kura-kura dikelompokkan dalam satu ordo yaitu Testudines.

Jenis jenis kura-kura

  • Kura-kura air laut (penyu)

Penyu Belimbing


Penyu Hijau

Kura-kura Air tawar

Kura-kura Moncong Babi

Bulus

Kura-kura Brazil

Kura-kura Leher Ular
   
Kura-kura Darat

Kura-kura Kaki Gajah

Indian Star

Cherry Head

Radiata
   

Kura-kura Brazil
 

Red-eared Slider atau kura-kura bertelinga merah adalah nama beken dari kura-kura Brazil, merupakan hewan asli daerah selatan dan tengah Amerika. Kura-kura dengan nama latin Trachemys scripta elegans ini, penyebarannya telah meluas hampir ke seluruh dunia. Di alam bebas kura-kura ini dapat tumbuh sampai 30cm, dan dapat hidup sampai 20 tahun. Di beberapa penangkaran dilaporkan kura-kura ini bisa mencapai usia 40 tahun.

Ciri fisik dari kura-kura brazil ini, tubuh berwarna hijau tua dengan garis-garis kuning dan ada bercak merah pada tiap sisi kepalanya. Jari-jari kakinya terdapat selaput seperti pada bebek. Untuk membedakan jenis kelaminnya bisa dilihat bagian bawahnya, bila permukaannya cekung berarti jantan sedangkan bila betina maka permukaan bawahnya cembung. Ciri lainnya adalah dengan melihat ekornya, dimana hampir semua kura-kura jantan memiliki ekor yang lebih panjang dibanding betina.

Pakan

Kura-kura merupakan hewan yang akan memakan apapun makanan yang diberikan, akan tetapi penting untuk memvariasikan pakan. Hal tersebut penting untuk memastikan kura-kura tercukupi kebutuhan nutrisi sehingga dapat tumbuh dengan sehat.

Pakan Alami, dapat berasal dari pakan hidup seperti jangkrik, cacing tanah, keong air, ikan cere, buah buahan, sayuran. Pakan hewani kaya akan protein akan tetapi kurang kandungan vitamin A, begitu pula sebaliknya. Untuk itu perlu pemberiannya harus dikombinasikan atau diberikan secara bergantian antara pakan hewani dan nabatinya.

Pakan buatan, Pakan buatan ini memiliki beberapa kelebihan seperti nutrisi yang lengkap dan seimbang, praktis dalam penyimpanan, relatif lebih murah dan lebih mudah dicari di toko-toko terdekat. Pakan buatan atau pelet ini juga lebih aman dibanding pakan alami, sisa pelet yang tidak termakan hanya sedikit mengeluarkan residu nitrit dibandingkan pakan alami. Pakan buatan juga lebih hiegenis karena tidak membawa bibit penyakit.

Kura-kura brazil memerlukan protein sebesar 35% dari total dietnya. Kura-kura brazil juga perlu tambahan kalsium dan Vitamin A. Kalsium berguna untuk memperkuat struktur tempurung dan Vitamin sangat penting untuk kesehatan mata kura-kura.

Hokky Turtle Extra Calcium , adalah pakan terbaik untuk kura-kura. Mengandung protein sebesar 35%, diperkaya dengan kalsium dan vitamin A yang berguna untuk pertumbuhan tubuh, memperkuat struktur tempurung dan untuk kesehatan mata kura-kura. Hokky Turtle Extra Calcium tersedia dalam dua bentuk pelet. Bentuk butiran (pelet), dapat digunakan untuk kura-kura yang masih muda dan bentuk stik yang dapat digunakan untuk kura-kura remaja hingga dewasa.

Pemeliharaan

Feeding. Berapa banyak pakan yang baik? Ternyata pengalaman hobiis sangat berbeda-beda. Ada yang memberi makan sampai kenyang, yang berarti kura-kura berhenti makan, dan baru diberi makan kembali dua hari kemudian. Ada yang memberi makan setiap hari dalam jumlah kecil. Hokky Turtle Extra Calcium , adalah pakan terbaik untuk kura-kura. Berikan Hokky 2-3 kali sebanyak yang kura-kura bisa makan dalam 10 menit. Bersihkan sisa pakan yang tidak habis agar tidak mengotori air.

Berjemur adalah saat yang menyenangkan bagi kura-kura. Berjemur menyebabkan tubuh menjadi hangat yang selanjutnya akan meningkatkan kekebalan tubuh. Kura-kura brazil juga mutlak membutuhkan sinar UV supaya dapat memproses dan menyerap nutrisi pakannya dengan baik. Untuk kegiatan berjemur, kita dapat mendekorasi aquarium kita dengan bebatuan yang tingginya melebihi level air. Ingat, jangan menggunakan batu yang tajam karena dapat menggores cangkang kura-kura.

Aquarium

Kura-kura Brazil merupakan hewan air sehingga perlu untuk menaruhnya di aquarium yang nyaman. Media yang baik adalah aquarium kaca karena mudah dibersihkan. Aquarium harus benar benar bersih untuk menjaga kesehatannya. Di tahun pertamanya, kura-kura brazil tumbuh sengat cepat dan yang dewasa dapat mencapai 25cm. Kebutuhan ukuran aquarium tergantung pada ukuran kura-kura dan jumlah kura-kura yang akan dipelihara, dan semakin besar aquarium semakin baik. Volume air yang cukup akan memudahkan kura-kura berbalik jika ia jatuh terbalik.

kesehatan kura-kura tergantung pada kualitas air yang tersedia. Kura-kura membuang kotorannya sendiri dalam aquarium, dan karena kebiasaanya menggali dan mengoyak dasar aquarium dengan cakarnya, kura-kura menjadi hewan pembuat kotor air nomer 1. Oleh kerena itu, kualitas air dapat menurun dengan cepat. Jenis filter yang dibutuhkan tergantung dari volumenya, dekorasi interior dan jumlah kura-kura yang dipelihara. Sebagai contoh, untuk aquarium kecil yang tidak didekorasi selain batu yang digunakan untuk berjemur tidak memerlukan filter, asalkan diganti airnya setiap hari.

Filter yang dapat digunakan untuk aquarium yang berkapasitas lebih dari 100 liter adalah filter external. Seluruh sistem filtrasi dapat diberlakukan disini, seperti filter mekanik, biologi dan kimia. Gunakan pompa air dengan kapasitas 3 volume aquarium dalam satu jam. Ganti sepertiga volume air setiap minggunya.

Dekorasi, Salah satu bagian dari kegiatan yang menyenangkan adalah mendekorasi aquarium untuk kura-kura. Jangan gunakan tanaman yang beracun, begitu pula tanaman plastik juga tidak dianjurkan. Batu-batu tajam juga sebaiknya dihindari karena dapat menggores cangkang kura-kura. Pasir halus juga dihindari karena dapat tertelan yang dapat menyebabkan beberapa komplikasi yang serius.

Penyakit

Kebanyakan disebabkan oleh kualitas air yang buruk, kurang pencahayaan untuk berjemur dan gizi kurang baik.
Berikut beberapa tanda adanya penyakit

  • Mata yang selalu tertutup atau bengkak
  • Tidak mau makan
  • Perilaku Berubah
  • Pernafasan yang tidak normal atau pilek
  • Apa yang sebaiknya dilakukan
  • Naikkan suhu antara 23 sampai 30°C
  • Jaga kebersihan air
  • Tetap memberi bermacam makanan
  • Perhatikan bila ada kotoran yang tidah biasa

Penyakit yang umum menyerang kura-kura brazil adalah flu. Bila flu menyerang dapat diobati dengan obat flu reptil, gunakan sesuai dosis yang dianjurkan. Bila perlu lakukan penyedotan di lubang hidungnya, hidung yang plong dapat membantu mempercepat penyembuhan. Penyakit ini dapat dicegah dengan pemberian vitamin C. Berikan Hokky Turtle sebagai menu hariannya, karena vitamin C yang terkandung didalamnya membantu meningkatkan kekebalan tubuh kura-kura Brazil anda.