Louhan

Dimulai sekitar akhir tahun 1999an, louhan mulai banyak masuk ke Indonesia. Ikan louhan ini merupakan hasil silangan dari keluarga ciclid yang dilakukan oleh ahli dari Malaysia.

Rasanya belum pernah ada ikan yang seheboh louhan, yang sejak pertama dipopulerkan dan dalam waktu singkat menjadi menjadi ikan primadona dari kalangan anak-anak hingga orang tua, pria dan wanita. Banyak hobiis yang percaya jika memelihara louhan akan mendatangkan Hoki. Tubuh yang berwarna merah, kepala yang jenong, sisik yang gemerlap serta membentuk mutiara dengan beragam marking yang membentuk tulisan atau tanda tertentu menjadi daya tarik louhan. Keasikan lainnya adalah melihat louhan yang akan mengikuti gerakan tangan kita jika jari kita didekatkan dengan aquarium.

Karena perkembangan dan teknik silangan, saat ini terdapat puluhan jenis ikan louhan yang ada di pasaran. Sebut saja jenis cencu, kamalau dan jenis jenis lainnya.

Pakan

Hewan air ini gemar menyantap baik pakan alami maupun buatan.
Pakan Alami, Hobiis banyak menggunakan udang, anak lele, anak ikan mas untuk pakan alami louhan. Beberapa hobiis juga memakai cacing sutra, cacing darah yang pasaran tersedia dalam bentuk segar, kering maupun beku.

Pakan Buatan, saat ini hobiis lebih banyak menyukai pakan buatan ini. Nutrisi yang lengkap dan seimbang menjadi pertimbangan utama, disamping kepraktisan penyimpanan, relatif lebih murah dan lebih mudah dicari di toko-toko terdekat. Pakan buatan atau pelet ini juga lebih aman dibanding pakan alami, sisa pelet yang tidak termakan hanya sedikit mengeluarkan residu nitrit dan amonia dibandingkan pakan alami. Pakan buatan juga lebih hiegenis karena tidak membawa bibit penyakit.

 

Hokky Flower Horn 3 in 1 ,
menjamin warna louhan lebih cemerlang dalam 1 minggu, Memacu pertumbuhan kepala, mencerahkan mutiara dan mempertegas marking. Mengandung spirulina.

 

 

 

 

 

 

Hokky Flower Horn Super Color Enhancher
menjamin warna louhan menjadi lebih cerah dalam 1 minggu!!. Mencerahkan mutiara dan marking. Multivitamin dan anti stressnya meningkatkan kekebalan tubuh.

 

 

 

 

 


Hokky Flower Horn Super Headhuncher ,
pakan louhan yang memacu pertumbuhan kepala, pertumbuhan tubuh dan dilengkapi dengan anti stress.

 

 

 

 

 

 

Pemeliharaan

Feeding, berikan Hokky Flowerhorn sebanyak yang ikan bisa konsumsi dalam 15 menit. Berikan Hokky Flowerhorn secara rutin 2 kali tiap hari, misalnya tiap jam 8.00 dan 17.00.

Teritori. Ikan ini cukup temperamental dan bersifat individual, Louhan akan menyerang ikan lain yang berada dalam wilayah teritorialnya. Mungkinkan menggabungkan louhan lain dengan ikan lain dalam satu aquarium? Mungkin saja, selama kita paham prinsip prinsipnya!. Sesama louhan mungkin akan berkelahi yang menyebabkan terluka, Ikan jenis lain yang lebih kecil bisa menjadi santapan bagi louhan. Jadi kita bisa menggabungkan louhan dengan ikan jenis lain yang berukuran sama atau lebih besar dari louhan.

Bila aquarium kita menggunakan konsep aquascape, sebaiknya kita membagi-bagi zona yang salah satunya dapat digunakan untuk teritori louhan. Rasa kepemilikan teritori juga akan hilang jika kita menempatkan louhan dalam jumlah besar dalam aquarium.

Masukkan ikan yang lebih lemah terlebih dahulu sebelum louhan, ini akan membantu ikan yang lebih lemah untuk mengenali lingkungannya dan mengetahui tempat untuk bersembunyi bila diserang louhan. Pastikan cukup pakannya sehingga lingkungan aquarium tetap damai.

Temperatur Air. Temperatur yang ideal berkisar antara 25-30°C. Beberapa ahli berpendapat bahwa temperatur yang tinggi (30°C) akan membantu merangsang pertumbuhan kepala. temperatur lebih rendah dari 25°C mungkin akan sedikit menghambat pertumbuhan kepala. Pemberian Hokky Flower Horn Super Headhuncher sebagai pakan sehari hari akan meningkatkan pertumbuhan kepala (Jenong).

Aquarium

Merupakan tempat yang paling ideal untuk memelihara louhan. Pastikan ukuran aquarium sesuai dengan ukuran dan kepadatannya.

Filter, Ikan ini tergolong bandel sehingga tidak memerlukan sistem filter yang rumit. Meski begitu, louhan merupakan ikan yang cepat besar sehingga memerlukan sistem filterisasi yang tepat. Setidaknya ada tiga sistem filter yang dapat digunakan dalam aquarium, yaitu sistem Hanging, Internal dan External. Media filter yang umum digunakan untuk louhan seperti kapas sintetik, Filter mat, dan karbon aktif .

 

 

Hanging Filter adalah filter yang diletakkan diatas aquarium. Prinsip kerja sistem ini yaitu pompa submersible menghisap air kotor yang lalu dialirkan kedalam box yang berisi media filter. Air yang sudah tersaring akan turun secara grafitasi kembali ke aquarium. Di pasaran juga terdapat filter hanging yang pompa dan medianya sudah terpadu alias Built in, kita tinggal menempelkan hanging filter tersebut ke tepi kaca aquarium bagian atas.

 

 

Beberapa hobiis menggunakan filter internal yang langsung disekat dari aquarium utamanya. Bagian yang disekat ini umumnya berukuran seperlima ukuran aquarium utama. Bagian yang disekat ini dapat dibagian samping maupun belakang aquarium utama. Dalam sekatan ini kita tempatkan media filter dan pompanya.

Filter External , dengan sistem ini media dan pompa diletakkan diluar aquarium. Air kotor secara grafitasi akan turun ke tabung media filter dan selanjutnya air yang bersih akan dikembalikan kedalam aquarium menggunakan pompa.

Mana yang paling baik diantara ketiga sistem ini? Masing-masing memiliki keunggulan dan kelamahan. Filter hanging, yang menggunakan box media (tersedia dipasaran umumnya berukuran kecil) yang digantung atau diletakkan diatas aquarium hanya dapat menampung sedikit media filter, sehingga kurang dapat menyaring kotoran ikan dengan baik. Filter External cukup baik dalam hal keindahan karena “benda asing” seperti selang, pipa dan pompa plus medianya relatif tersebunyi. Kelemahan sistem filter external adalah kurang dapat menarik kotoran secara maksimal karena pusat hisap yang hanya pada satu titik. Sehingga terkadang kita masih harus menarik kotoran yang berukuran besar secara manual (Penyifonan). Jika kita memilih filter internal, kita harus pandai-pandai “mengelabuhi” mata kita. Pasalnya ruang filter ini mengambil tempat lumayan besar dari aquarium utama. Selama kita secara rutin membersihkan celah sekat antara aquarium utama dengan ruang filter tampaknya sistem filter internal lebih baik dalam hal menjaga kualitas air. Hal ini karena pusat hisap yang lebih merata baik untuk kotoran dasar maupun kotoran permukaan.

Penggantian air tidak perlu terlalu sering dilakukan. Air cukup diganti sepertiganya satu bulan sekali.

Dekorasi. Louhan adalah ikan yang sangat aktif. Louhan gemar sekali menggali, menyedot dan mengeluarkan kembali pasir atau batu batu kecil yang dijadikan dasar dekorasi aquarium kita. Tanaman air juga akan dicabut hingga akar akarnya sehingga dekorasi aquarium kita akan berantakan dalam waktu sejenak saja.

Untuk memelihara louhan biasanya cukup sederhana saja alias minimalis. Baberapa hobiis ada yang menggunakan batu kerikil untuk mendekorasi aquariumnya. Gunakan batu yang tidak tajam dan tidak mudah terbalik. Batu yang tajam yang terbalik dapat melukai louhan. Kayu kayuan juga dapat digunakan. Tanaman air dapat digunakan asalkan tertanam jauh kedalam pasir hingga tidak mudah dicabut oleh louhan.

Penyakit

Louhan merupakan ikan yang cukup bandel terhadap penyakit. Akan tetapi pengaruh lingkungan dan infeksi yang disebabkan adanya luka bisa saja terjadi. Masalah kesehatan yang umum pada louhan adalah infeksi eksternal yang disebabkan oleh jamur, bakteri dan agen patogen lainnya.

Luka luar dapat menyebabkan infeksi oleh jamur seperti tail rot, dan fin rot. Sirip dan ekor yang membusuk dapat diobati dengan methylene blue, malachite green, phenoxyethyl alcohol. White spot juga sering terjadi apabila temperatur terlalu rendah, dan kepadatan populasi yang terlalu tinggi. White spot sering terjadi di musim pancaroba. Gejala white spot adalah adanya bulatan atau spot berwarna putih. Spot ini bisa saja tidak terlihat meskipun dilihat dengan dekat. Pengobatanya cukup sederhana, cukup menaikkan temperatur minimal 28°C dan pemberian methylene blue.